Filed under: Uncategorized
Beberapa hari ini mendadak aku punya pemikiran untuk tinggal kembali di rumah orangtuaku. Aku menelepon ibuku dan bertanya apakah bakal garasi motor di rumah orangtuaku bisa dimodifikasi menjadi paviliun untuk tempat tinggalku. Orangtuaku menyanggupi dan mendadak aku sudah ada dalam sebuah rencana pindah dari tempat aku kost.
Aku sendiri menjadi heran atas keputusan yang terasa begitu impulsif ini. Ada sedikit perasaan “mundur”. Sebelumnya aku merasa begitu bangga dengan kemandirianku, dan sekarang aku merasa menjadi takluk dan kehilangan kemandirianku. Benar, aku punya sederet justifikasi atas keputusanku ini, nasehat beberapa teman untuk ‘memanfaatkan waktu dan kesempatan’ untuk dekat dengan orangtua selagi ’sempat’ karena kedua orangtuaku sudah beranjak tua.
Aku teringat sebuah film drama komedi, Failure to Launch (Sarah Jessica Parker, Matthew Mc Conaughey) yang menceritakan orangtua yang terpaksa menyewa seorang gadis (SJP) untuk ‘mengusir’ anak laki-laki mereka (Matthew Mc Conaughey) yang masih juga tinggal di rumah mereka walaupun ia sudah berusia lebih dari 30 tahun. Sepertinya kedua orangtua ini malu karena memiliki anak yang tidak mandiri (karena masih tinggal bareng orang tua).
Namun, rasanya budaya ini tidak berlaku di Indonesia, sebab aku amati, saat ini hampir semua teman kantorku tinggal bersama orangtua ataupun mertua mereka. Dan rata-rata mereka merasa beruntung sebab anak mereka ada yang mengawasi. Ada memang satu atau dua yang mengaku bahwa mereka mengalami konflik dengan mertua (umumnya menantu perempuan dengan mertua perempuan. Klasik), tapi umumnya sebagai perempuan bekerja, dengan tinggal bersama orangtua atau mertua, mereka tidak terlalu mengkuatirkan pengasuhan anak-anak mereka.
Saat ini, tidak ada seorangpun dari teman-teman dekatku yang mendorong aku untuk tetap menjaga atau meningkatkan kemandirianku dengan tetap tinggal terpisah dari orangtua. Semua teman dekatku yang aku tanya pendapatnya tentang rencanaku tinggal bareng orangtuaku lagi mendukung rencana itu, sambil ditambahi berbagai nasehat supaya rukun dengan orang tua, supaya aku berusaha mengerti dan bersabar akan semua keluh kesah mereka, dan lain-lain. Pokoknya banyak nasehat, termasuk ‘pencerahan’ bahwa dengan tinggal di rumah orang tua, kalau ke kantor bisa BN jadi lebih hemat… BN adalah istilah di lingkungan kerjaku untuk ‘bawa nasi’ alias bawa bekal makan siang.
Saat ini, semua sedang dipersiapkan. Persiapan ‘modifikasi’ garasi motor, persiapan perabot yang akan aku gunakan, dan yang terberat adalah persiapan mentalku. Bagaimana aku berusaha melihat semua ini sebagai suatu bentuk ungkapan aku mengasihi kedua orangtuaku, dan kemudian dapat membuat aku menjadi pribadi yang lebih baik, bukannya suatu bentuk ‘ketaklukan’.
Aku sungguh berharap Tuhan membantu aku dalam menjalani hal ini.
10 Desember 2009
-k-
Filed under: Uncategorized
Terlalu Sadis Caramu
Menjadikan Diriku
Pelampiasan Cintamu
Agar Dia Kembali Padamu
Tanpa Perduli Sakitnya Aku
Tega Nian Nya Caramu
Menyingkirkan Diriku
Dari Percintaan Ini
Agar Dia Kembali Padamu
Tanpa Perduli Sakitnya Aku
(Afgan-Sadis)
memasuki bulan Desember, aku kembali dihantui kenangan akan satu rangkaian peristiwa pahit yang terjadi pada Natal dan Tahun Baru tigabelas tahun lalu. Satu kisah cinta segitiga yang pahit, di mana semua orang yang terlibat ternyata terus-menerus terseret dalam pusaran saling menyakiti.
Selama ini, aku berpikir hanya akulah korban dalam kisah cinta ini, andaikan lagu berjudul ‘Sadis’ milik penyanyi Afgan saat itu sudah populer, maka itu akan jadi theme song of the year, akan jadi lagu favorite, lagu yang aku anggap paling mewakili perasaanku. Selama ini aku berpikir, betapa teganya kekasihku saat itu yang menyingkirkan aku untuk kembali ke mantannya yang tiba-tiba saja muncul saat hubungan kami baru berusia satu bulan. Dan betapa teganya si wanita lain itu yang merebut kekasihku dan berdalih bahwa hubungan mereka (dia dan kekasihku) sudah lama dan sudah serius; tidak bisa dibandingkan dengan aku yang baru sebulan pacaran dengan kekasihku.
Pengkhianatan itu terjadi saat aku pulang ke rumah orangtuaku saat libur Natal dan Tahun Baru. Natal dan Tahun Baru yang begitu gelap dan penuh kesedihan. Selama bertahun-tahun berikutnya, aku tidak pernah begitu bersemangat menyambut Natal. Buatku, Natal hanyalah suatu obligasi karena Gereja menjadikannya hari raya wajib.
Sebuah pembicaraan baru-baru ini menyadarkan aku bahwa ternyata semua orang yang terlibat dalam kisah cinta segitiga ini terluka dan saling melukai dengan caranya masing-masing. Semua orang berusaha untuk memenangkan sesuatu dalam perebutan ini, tapi adakah yang menang?Apakah cinta adalah sesuatu untuk dimenangkan? Aku memang korban, tapi aku juga dengan cara dan tindakanku telah melukai orang-orang lain dalam percintaan segitiga ini.
Aku berharap kesadaran ini belum datang terlambat, dan akan membuat aku lebih mudah berdamai dengan masa laluku, dan menjadi sembuh, dan kemudian aku dapat mencintai orang yang aku kasihi dengan lebih baik.
Yes, it was a cloudy christmas and a dark new year. What will i have this year? I hope a white and merry, peacefull and joyous Christmas. And for the new year? i hope i can find my happiness again.
3 Desember 2009
-k-
Filed under: Uncategorized
hujan yang mulai sering turun beberapa hari ini membuat aku mulai sering juga merindukan kota hujan.
kota yang pernah jadi tempat tinggalku selama sekitar 8 tahun. walaupun sejak sekitar tahun 2003 aku tinggal di kabupaten bogor, aku masih merasa bahwa aku memang pernah menjadi penduduk kota hujan. beberapa hari ini aku mulai merindukan tempat-tempat ini:
stasiun kereta bogor; stasiun kereta cilebut; stasiun kereta bojonggede; sukasari; restoran taman palem; kantor menteng asri; jalan riau; kantor jalan pemuda; cibalok; toko kue bogor permai; pasar anyar; mie dan es yung bangka; martabak dan mie kk; toko kue de paris; jajanan di sekolah kesatuan; tajil di taman kencana; warung jambu; pasar bogor; yogya cimanggu; taman topi; matahari kedung badak (sekarang sudah berubah jadi hypermart); bangbarung; paledang; mawar; gereja katedral; gereja fransiskus; kapel semplak (kemudian menjadi gereja ignatius loyola); gereja ‘alam terbuka’ yohanes babtista; telaga kahuripan (khususnya griya ganesha blok f3 no. 34).
Daftar tadi bisa semakin panjang, walaupun hanya sebatas kenangan. kenangan ya untuk dikenang. dinikmati belaka. manis-getir, semua itu pernah terjadi. benar, aku punya keinginan, suatu hari bisa melakukan napak tilas ke tempat-tempat penuh kenangan di daftar tersebut. Namun hal itu hanya merupakan satu pengingat, bahwa aku pernah menjalani kehidupanku di kota itu. untuk kembali menjalaninya? kurasa tidak. aku punya kehidupan saat sekarang. yang manis-getirnya akan menjadi kenangan di masa yang akan datang.
9 november 2009
-k-
Filed under: Uncategorized
Tapi buka dulu topengmu,
buka dulu topengmu
Biar kulihat warnamu,
kan kulihat warnamu…(Topeng, by Peterpan)
Sudah beberapa minggu ini lagu Topeng milik Peterpan, dengan suara seksi Ariel sang vokalis begitu terngiang-ngiang di telingaku.
Semua berawal dari sms seorang sahabat lama yang baru bertemu kembali -thanks to facebook- beberapa bulan lalu. Sahabatku ini beberapa minggu lalu menanyakan suatu hal. Aku menjawabnya dengan jujur. Malamnya dia sms, dia bercerita bahwa belasan tahun lalu, prahara yang menimpa hubungan kami terjadi karena kesalahpahaman. Dan kesalahpahaman itu disebabkan “Topeng” yang dulu aku kenakan. Memang, sebenarnya beberapa tahun lalu, tanpa sepengetahuanku dia membuka ‘Topeng’ yang aku kenakan, dan mengetahui kualitasku yang sebenarnya.
Terus terang, yang aku rasakan adalah malu luar biasa. Namun, dengan kebesaran hatinya dia memaafkan aku. Sekarang ini, aku dan dia malah bisa menjalin pertemanan yang jauh lebih nyaman dan menyenangkan karena kami sama-sama bisa tampil apa adanya, tanpa harus mengenakan ‘topeng’ apapun.
Namun, aku juga menyadari bahwa ‘topeng’ memang kadang diperlukan dalam hidup sehari-hari. Seorang manager harus mengenakan ‘topeng’ bahwa dia dalam kondisi terbaik untuk memimpin perusahaan padahal hatinya mungkin sedang berdarah didera masalah pribadi. Seorang pencari kerja harus mengenakan ‘topeng’ sewaktu si calon ‘employer’ mewawancarainya untuk menunjukkan bahwa dialah kandidat yang pantas untuk pekerjaan tersebut.
Sekarang, tinggal pandai-pandai kita untuk mengenali apakah orang di sekitar kita, orang terdekat kita memang tampil apa adanya atau mengenakan ‘topeng’. Dan apakah ‘topeng’ yang dikenakannya memang suatu yang wajar dan dapat kita maklumi, atau berpotensi menimbulkan konflik dan akan merugikan kita kelak di kemudian hari.
‘buka dulu topengmu.. biar kulihat warnamu..’ what a sexy voice from Ariel… hmm.. sebetulnya lagu milik Clay Aiken juga sangat menggambarkan isi hatiku saat ini. Betapa menyenangkan jika pada orang terdekat, kita bisa tampil tanpa ‘topeng’, betapa menyenangkan bila orang terdekat memang bisa melihat ‘the real me, the genuine me’
Foolish heart looks like we’re here again
Same old game of plastic smile
Don’t let anybody in
Hiding my heartache, will this glass house break
How much will they take before I’m empty
Do I let it show, does anybody know?
But you see the real me
Hiding in my skin, broken from within
Reveal me completely
I’m loosening my grasp
No need to hold back my frailty
Oh, cause you see the real me
Painted on, life is behind a mask
Self-inflicted circus clown
I’m tired of the song and dance
Living a charade, always on parade
What a mess I’ve made of my existence
But you love me even now
And still I see somehow
That you see the real me
Hiding in my skin, broken from within
Reveal me completely
I’m loosening my grasp
There’s no need to hold back my frailty
Oh, cause you see the real me
Shadows of shattered dreams
They follow me
They’ve haunted me
But you’ve taken the broken pieces of my life
and helped me to believe.
Cause you see the real me
Hiding in my skin, broken from within
Unveil me completely
I’m loosening my grasp
There’s no need to hold back my frailty
Oh, cause you see the real me
(The Real Me, by Clay Aiken)
Filed under: Uncategorized
Ini adalah dokumentasi email yang dikirimkan pada para piranha di awal tahun 2009.
Isinya adalah resolusi yang harus dicapai tahun ini. Aku merasa harus diumumkan ke khalayak ramai, dengan demikian motivasi untuk mewujudkannya jadi lebih kuat.
Sebelumnya selama bertahun2 resolusiku adalah belajar menyetir mobil. Tidak pernah terwujud. Maka dari itu, aku berusaha membuat resolusi yang lebih membumi.
5 Januari 2009
Resolusi 2009:
my dearest friends, mumpung masih awal taun, waktunya bikin wishlist baru.
mohon bantuan dari teman-teman, dalam usaha memenuhi resolusi yang tahun kemarin gagal semua…
minimal minta bantuan ingetin, syukur2 ada yang bantu dana, hehehe…
and they are….
1. move on from Heri. New relationship is not too necessary, but at least i must able to cry that one last cry..
2. punya rumah lagi. harus. bogor, depok or cibinong area. ciputat area….? ya bolehlah jd pilihan… (peace, Na…). Yah, tapi kalo ada yang mo nyumbang jadi kebelinya apartemen yang di belakang kantor sih okelah…
3. get in shape!! although round is a shape indeed, but i don’t mean that shape. i mean flat tummy – at least. supaya bisa flirting ma brondong (statement terakhir jelas cuma omdo… hahaha…)
itu ajalah. tiga aja. mudah2an ada yang terpenuhi, syukur2 semua…
thanks before ya guys…
regards,
ken
Erika replied on 6 January 2009:
well, mungkin gw bisa bantu dgn advice:
1. move on lah! harus! gw aja bisa, asa elo ngga bisa. caranya: cari sesuaru yg elo sukai. hobby baru, temen baru, teruslah berfikir kl he’s not worthed.
menyakitkan memang, but life must go on. kl dia bisa, kenapa elo ngga??? [pengalaman pribadi nich] hehehe..
2. Kl soal ini gw ngga bs ngasih advice, secara gw juga numpang. wekekek.. well, do ur best lah. If there’s a will there’s a way rite?
3. Nah, yg ketiga ini gw juga lagi berusaha. bukan untuk menarik para berondong [tp kl ada, bole lah.. wakakak].
stay in shape is needed for health. ayo berjuang bersama! cayo!!!
well, mudah2an resolusi elo taun ini tercapai yaaa.. ikut mendoakan. CAYO!!!!
-erika-
Cie replied on 6 January 2009:
ayo semangat mba ken dengan resolusinya.
kayanya kalo diliat ga ada yg mustahil. dan ga muluk2 juga.
1. seperti kata mba erika, sibukin diri. banyak hal2 menyenangkan yg bisa diexplore. sliding di fx misalnya ![]()
2. wah ini harus bisa donk. kan managernya sang orang kayaaaa…. hihihihih…
3. hayuk olahraga. antara gym ato berenang nih. ya kan na *lirik ina*
Dewi replied on 6 January 2009
waduh mba ken..gw juga lagi bikin resolusi 2009 nih..mudah2an bisa saling mengingatkan dengan cita2 kita..
1. Heri adalah masa lalu..untuk melupakan gak mesti menghindari ekalos kan..hi..hi..ayo banyak ikut komunitas aja..kalo gw ikut komunitas ibu2 dan bisnis..mba ken ikut komunitas lajang lajang bahagia (JOJOBA)..hi..hi..
2. Gw dukung..di depok aja..biar deket sama gw..
3 . Setuju..kita berenang bareng yuk ..gw males kalo fitness keringetan..secara sekarang banyak ko;am renang baru di depok dan bogor..kalo perlu kita kursus berenang..tapi jangan sama mba erika dan mba NUR..gak dijamin selamat kalo kelelep..hi..hi..
Izinkan juga gw menulis wishlist gw..semoga gw selalu diingatkan untuk bisa achieve cita-cita gw : (maaf kalo gw agak matre..hari gini gak matre…)
1. mencapai kebebasan finansial
- Fokus dengan bisnis online dan membesarkan 1 toko online yang baru
- Buka 1 toko offline
- Fokus dengan pelajaran IM, apalagi temen gw udah dapat $. 1.000.000 sebulan..ngiler
gak sih??? ayo semangat…
Gw juga merasa tertantang sama bos gw (mba Ken), gw harus dapet lebih kalo gw keluar dari AIR..minimal harus 20x gaji AIR (bisa gak ya??? harus bisa!!!!)
2. Masukkin sekolah Olla, kalo gw udah bebas finansial, gw dengan santai bisa nganterin
olla sekolah..
3. Lebih perhatian kepada suami & anak
4. kurus dan cantik..hi..hi…gw males perawatan, kalo udah bebas finansial gw kan gak perlu worry keluar duit berapa buat nyalon..hi..hi..
Please remind me..sudahkah gw mencapai resolusi 2009..
Resolusi 2006 dan sampe sekarang belum terealisasi: Bisa nyetir mobil..gw makin serem dengan makin banyaknya mobil yang berseliweran..gw mo beli sepeda aja ah..lebih irit..(ngeles..)
Go girl..kita pasti bisa..2009 milik kita..(udah kayak mario teguh..hi..hi..)
Peace ah…
Regards
Dewi
Putri replied on 6 January 2009
we’ll be right behind you and support you.
tapi yang paling utama… “niat”
seperti kata pepatah: “when there’s a will, there’s always a way”
oke? hehe….
piss and cheers!!
dan semoga ketiga hal ini, setelah semuanya terpenuhi, bisa membuat tidur mba ken nyenyak yaaa…^^V
ps:
perlu diadakan bogor rendevouz lagi mungkin? EO siap kok, hihi^^
Nur replied on 6 January 2009
Bener kata putri yang penting “niat” masalah diingetin klu demi kebaikan ya pasti lha akan diingetin
Sekedar saran nih ken sering-seringlah merasa bersyukur dan lihat sekeliling kita.
“sebaik apapaun keadaan kita pasti ada yang lebih baik dari kita dan seburuk apapun keadaan kita pasti ada yang lebih buruk dari kita”
[kayak notes g di fb neh
] nga seribet yang dibayangin sih, yang jelas semakin banyak kita “bersyukur” semakin kita merasa bahagia lhoo
kebanyakan keinginan klu blum dapet restu dari yang “diatas” untuk di wujudin juga bisa bikin stress hee..hee..hee.. Ayo semangat di 2009 ya…
OOT khusus u dewi neh, jangan rusak reputasi g sebagai pelatih renang profesional dong wi…
buat seorang pelatih renang profesional itu keselamatan berbanding lurus dengan pembayaran alias honor heee..hee..hee…
klu maunya gratisan mah kita jagainnya semampunya ya ka *LIRAK-LIRIK erika*
Glory replied on 7 January 2009
Hai Ken, sebenarnya surprise juga gw masih dinobatkan sebagai salah satu pengamat pencapaian resolusimu hehehe… tapi I really appreciate it… karena at least loe berani bikin list yang luar biasa… sementara gw enggak sedetil itu (karena kebanyakan pengen hihihi)
1. Yang ini harus banget. Gw pikir waktu gw ninggalin AIR 3 tahun lebih yang lalu, loe udah get over him. Well, kalo ternyata belum, at least taun ini udah harus clear yaaa!!! Gw aja udah sempet putus pacaran karena ada di Meulaboh waktu itu dan ditinggal kawin delapan bulan kemudiannya, sekarang udah bisa merasa menang karena ternyata gw berhasil lolos dari cowok chauvinist berkedok eksekutif muda tampan… hihihihi… Gw tau dari cerita loe kalo Heri baik hati… tapi, percaya deh, masih ada cowok tampan yang belum married… (dan salah satunya adalah temen SMP gw hihihi….*cerita lain*)
2. Setuju! Gw juga mau cari KPR yang ok… secara masih tinggal di rumah keluarga…*hiks… umur segini nih…*
3. Flirting sama brondong itu nggak liat shape lho… hanya perlu PEDE, sebarkan aura positif dan tersenyum tulus (plus dandan sedikitlah, baju cantik hihihi) percaya deh, brondong paling dingin pun akan tersenyum manis kepada kita…(pengalaman pribadi: flirting sama brondong engineer di kantor kikkikkikkik…*cerita lain lagi*) Tapi kalo bentuk round nggak lagi jadi trend di tahun ini, nggak ada salahnya juga kita buat bentuk jadi triangle…heh???
Wish you all the best… keep smiling maka universe akan smiling back to you!
Glory
Dukungan dari para piranha inilah yang berperan besar dalam pencapaian resolusiku. Tentu ada orang2 lain di dekatku yang juga memberikan dukungan. Untuk itu aku mau mengucap syukur dan terimakasih.
Masih dua tugas untuk diselesaikan tahun ini…. harus bisa…
-k-
Filed under: Uncategorized
Para piranha sahabatku tau persis apa yang jadi resolusiku tahun ini.
Ada tiga. Salah satunya adalah menurunkan berat badan. Motivasi awal adalah mengingat bahwa kekasihku dulu sering mengkritik berat badanku yang terus bertambah.
Belakangan, motivasi itu berubah menjadi ‘karena alasan kesehatan’
Hari ini aku mengucap syukur atas pertolongan Tuhan padaku, dan kepada para piranha sahabatku, bahwa satu demi satu dari resolusi yang aku buat mulai terasa lebih mudah dicapai. Hari ini aku mengumumkan dengan resmi kepada para piranha bahwa aku sudah mencapai satu titik: berat badanku turun sekitar 5 kg.
Aku masih punya dua resolusi lagi. Keduanya bukan pekerjaan yang mudah. Tapi aku berniat sungguh untuk mewujudkannya.
Aku percaya pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat bagi orang yang berseru pada-Nya. Aku percaya, orang-orang di dekatku akan mendukung aku dalam mencapai semua resolusiku.
The piranhas, doakan dan bantuin ya supaya yang dua lagi segera terwujud juga.
-k-